Inovasi Tempe Cepat, Metode Pengasaman Aman Dan Cepat Untuk Dikonsumsi Oleh Tubuh

Minggu, 31 Desember 2017

Inovasi Tempe Cepat, Metode Pengasaman Aman Dan Cepat Untuk Dikonsumsi Oleh Tubuh


Ilustrasi Tempe Cepat; Source: Google

techinfomedia-- Pernah membuat tempe untuk kepentingan praktikum dalam sebuah mata pelajaran, dalam hal ini diyakinkan bahwa masyarakat Indonesia sudah lama dan ber abad-abad telah mengenal tempe sebagai salah satu bahan pokok primer masyarakat.

Sehingga jika hanya untuk kepentingan praktikum, banyak orang pasti telah tahu dan bagaimana cara membuat dan mengolah khas makan asli Indonesia tersebut. Namun pernahkah anda tahu?, bahwa kini di zaman millenial. saatnya tempe pun berubah untuk waktu pembuatannya, kali ini inovator penemu pembuatan tempe cepat ialah C. Hanny Wijaya, ia memperkenalkan inovasinya yang cukup unik nan ringkas dalam proses pembuatan tempe dari biasanya.

Siapa sangka jika dalam waktu pembuatan tempe yang digemari masyarakat memakan waktu yang lama, justru membuta nilai efisiensinya menurun. untuk itu solusinya yang "pas" ialah dengan memodifikasi dari proses pengasamannya.

Dalam hal ini Wijaya, Tempe Cepat menggunakan bahan Glukano-Delta-Laktone (GDL). yang tidak sesikit dikenal oleh para peneliti aman untuk dikonsumsi di tubuh manusia, dengan konsentrasi 0,4 persen pada proses pengasamannya.

Wijaya membagai tiga tahap metode yang digunakannya, yakni;

1. dimulai dengan perebuasan kacang kedelai yang harus ditempeuh dengan lama waktu 30 menit serta diikuti dengan pendinginan maksimal.

2. lakukan dengan perendeman kedelai selama 2 jam dalam larutan GDL, yang kemudian setelahnya dilanjutkan dengan perendaman kembali dengan air panas bersuhu 70 derajat celcius, dengan waktu 5 menit.

Tidak ada yang jauh berbeda dengan pembuatan tempa dengan cara pada umumnya. dan berbicara soal rasa, dengan cara ini Wijaya mampu mempertahankan rasa orisinalitas tempe masih dengan aslinya.

Dengan cara ini yang dikenalkan oleh Wijaya, maka bisa sangat bermanfaat guna meningkatkan jumlah produktifitas tempe nasional. Maka apa yang sudah dikenalkannya, Indonesia pun dimungkinkan bisa meraih gelar sebagai lumbung tempe jika cara ini digunakan secara produksi nasional, terutama pemain industri dibidang pangan.

Langkah ini adalah satu langkah kemajuan untuk bangsa negara, yang sudah lama tak terasa kini sudah makin terjajah.WES

Advertisement

0 komentar :

Posting Komentar

Popular Posts